TOUNA – Sebanyak 182 orang Narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana Kanwil Kemenkumham Sulteng terima Surat Keputusan (SK) pengurangan masa tahanan atau Remisi Khusus (RK) pada hari raya Idul Fitri 1445 Hijriyah Tahun 2024.
SK remisi tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kalapas Kelas IIB Ampana, Mansur Yunus Gafur didampingi Kasi Binadik dan Giatja I Wayan Sucana dan Kasubsi Registrasi Heriyanto kepada Narapidana usai pelaksanaan sholat ied di Masjid Makanu Litanfidh Amri Alsalaa, Rabu (10/4/2024).
Kalapas Ampana, Mansur Yunus Gafur mengatakan, dari total 237 Narapidana di Lapas Ampana, sebanyak 182 di antaranya mendapat remisi khusus hari raya Idul Fitri 1445 Hijriyah Tahun 2024.
“Total Narapidana sebenarnya yang diusulkan memperoleh Remisi khusus pada Idul Fitri ini sebenarnya ada 188 orang. Namun SK untuk 6 orang lainnya belum diturunkan, karena masih ada perbaikan data maupun dokumen,” kata Mansur kepada Media, Rabu (10/4/2024).
Mansur menyebutkan, dari 182 orang Napi yang mendapatkan remisi itu bervariasi dengan rincian sebanyak 15 orang mendapatkan remisi sebesar 15 Hari, 134 orang 1 bulan, 21 orang 1 bulan 15 hari dan 12 orang mendapatkan remisi 2 bulan.
“Narapidana yang mendapatkan remisi karena mereka telah memenuhi syarat seperti berkelakuan baik, sudah menjalani masa pidana minimal enam bulan, dan tidak menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu enam bulan terakhir,” sebutnya.
Mansur menambahkan, pemberian remisi ini wujud nyata negara hadir untuk memastikan apa yang menjadi hak bagi warga negara terpenuhi tak terkecuali bagi mereka yang sedang tersandung kasus hukum.
“Pemberian remisi juga sebagai pemberian motivasi dan semangat bagi Narapidana berbenah diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” tambahnya.
“Tentu momentum kebahagiaan Lebaran ini juga berhak dirasakan oleh para Narapidana melalui pemberian remisi kepada mereka yang berkelakuan baik dan mengikuti program pembinaan,” tandasnya.
Dia berharap pemberian remisi Idul Fitri ini dapat dijadikan sebagai renungan dan motivasi untuk selalu introspeksi diri dan terus berusaha menjadi manusia yang lebih baik.
“Pencapaian hari ini membuktikan mereka mampu mengubah diri menjadi manusia yang lebih baik. Jadilah insan yang taat hukum, berakhlak mulia dan berbudi luhur,” pungkasnya. DL






