Touna-Kepolisian Polres Touna melalui satlantas terus berupaya mencari pelaku tabrak lari yang terjadi di simpang 4 desa Sansarino Kecamatan Ampana Kota ,Kabupaten Tojo Una-una,belum lama ini.
Kejadian tabrak lari itu terjadi terhadap salah satu wartawan Nusantara Media Haris Djanatu yang hendak pulang usai lakukan kegiatan peliputan di KPUD Touna.
Dari keterangan korban Haris, bahwa saat itu dirinya sedang melintas di simpang empat pasar sentral Sansarino dari arah pasar melaju mobil pick up warna putih,sayapun kaget dan tak dapat mengendalikan motor saya dan terjadilah tabrakan.Namun setelah kejadian itu bukanya pemilik mobil pick up berenti tapi langsung tancap gas dan melarikan diri ke arah jembatan ,tuturnya.
“Saat kejadian beberapa awak media yang tepat di belakang saya , berusaha mengejar mobil itu, karena melarikan diri dengan kecepatan tinggi ,sehingga tidak terkejar lagi.Keberadaan mobil Pick Up itu diperkirakan menghilang di areal kantor bupati Tojo Una-Una di kawasan Kelurahan Uemalingku Kecamatan Ratolindo.
Dari keterangan korban Haris pada sejumlah wartawan Bahwa Nomor Polisi atau DN mobil tersebut telah di ketahui sebab Warga sempat melihat Nopol mobil pelaku dengan DN 8407 yang di duga sebagai pelaku tabrak lari tersebut namun warga tak bisa memastikan huruf belakang DN tersebut sehingga pihak kepolisian masih terus melacak keberadaan mobil tersebut.
“Atas kejadian lakalantas tersebut saya sudah sudah melaporkan ke pihak Satlantas Polres Tojo Una-Una, dan telah dimintai keterangan untuk pelacakan pelaku tabrak lari.“ Saya sudah dimintai data indentitas saya, buktinya saya mendapatkan clem asuransi jasa raharja” Ungkap Haris.
Sementara itu ,Kerugian yang dialami korban , yakni kondisi motor mengalami kerusakan berat bagian depannya, hanya saja kecelakaan itu tidak sempat merengut jiwanya,terang Haris.
Sekali lagi ia minta kepada pelaku tabrak lari segera menyerahkan diri, karena polisi sedang melakukan pencarian. Tandasnya.






