Kepala BPKAD Touna:Avatar Salah Satu Proyek Perubahan Untuk Efesiensi Anggaran

Tojo Una-Una45 Dilihat
Caption :Kepala BPKAD Touna ketika memberikan sambutan dan penjelasan terkait AVATAR 
TOUNA –Kepala BPKAD Kabupaten Tojo Una-una Rismanto Laide menyebut bahwa Aplikasi Verifikasi dan Transparansi keuangan dan aset daerah Kabupaten Tojo una-una merupakan proyek perubahan.Hal itu disampaikan kepala BPKAD Touna dalam kegiatan peluncuran resmi Aplikasi Avatar,belum lama ini.
“Pada kesempatan itu Risman mengatakan. Bahwa “AVATAR TOUNA menjadi salah satu Proyek Perubahan Rismanto Laide dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XV Tahun 2025.Aplikasi ini dirancang untuk mengotomatiskan proses, mengurangi biaya administrasi, serta meningkatkan akuntabilitas dan keterbukaan informasi publik, dengan peluncuran resminya didukung penuh oleh Bupati Tojo Una-Una.
“Kepala BPKAD Tojo Una-Una, Rismanto Laide dalam laporannya menyampaikan bahwa ruang lingkup aplikasi “AVATAR ini adalah bagaimana mentransformasi seluruh sistem verifikasi pertanggungjawaban keuangan “yang sebelumnya secara konvensional atau frikas-frikas dengan menggunakan kertas menjadi sistem digitalisasi melalui penggunaan aplikasi,jelasnya.
“Dengan penggunaan aplikasi ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi penyelenggaraan Pemerintah Daerah yaitu meningkatkan efisiensi dan efektivitas, dimana dengan penggunaan aplikasi ini dapat memaksimalkan waktu, karena proses penginputan, upload, dan klasifikasi dokumen dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, tanpa terkendala waktu dan tempat,” ujar Kaka sapaan akrab Kepala BPKAD itu.
“Ia menjelaskan selain efisiensi waktu,  aplikasi ini juga dimaksudkan untuk mengefisiensi biaya. Karena dengan aplikasi ini dapat memangkas minimal setengah dari biaya fotocopy atau penggandaan. Karena cukup satu saja dokumen yang menjadi berkas asli yang ada di masing-masing OPD, yang lain sudah digunakan untuk support,ujarnya lagi.
“Kalau rata-rata 2.5 juta, kita kalikan 44 OPD, kurang lebih 110 juta setiap bulan. Kalau kita kalikan 1 tahun, maka kurang lebih 1.3 Milyar yang kita bisa efisiensi dari penggunaan aplikasi ini. Karena itu tujuan utama yaitu aplikasi yang kita buat ini bisa berkelanjutan dan berdampak baik  dalam penggunaan anggaran,” jelasnya.
Selain itu juga , aplikasi ini juga bisa meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Dimana setiap dokumen dan riwayat verifikasi akan terekam secara digital dan dapat diambil secara detail sebagai perwujudan dari birokrasi yang bersih.
“Kemudian, peningkatan kepercayaan publik, karena layanan yang cepat dan akurat menciptakan persepsi positif terhadap kinerja Pemerintah Daerah serta mendorong budaya kerja digital, yaitu peningkatan SDM dan memanfaatkan teknologi,” tambahnya.
Di akhir penyampaianya  kepala BPKAD Toina ,mengucapkan terima kasih  kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan proyek perubahan tersebut. Mulai dari tim efektif, stakeholder terkait dan Sekretaris Daerah.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Wakil Bupati Tojo Una-Una yang bertindak sebagai mentor saya. Terima kasih atas kesempatan waktu dan supportnya selama ini. Dan teristimewa kepada Bapak Bupati Tojo Una-Una yang telah memberikan dukungan dan supportnya penuh sampai kami berada pada titik sekarang ini,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *