*Catatan Dalles Lantapon*
Banggai-Kasus kebakaran di Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai perlu menjadi perhatian khusus bagi pemerintah Kecamatan maupun Kabupaten Banggai.Pasalnya sejumlah kejadian kebakaran yang terjadi di wilayah Bunta maupun di wilayah dua kecamatan yakni Nuhon dan Simpang Raya , masyarakat harus pasrah bangunan miliknya harus rata dengan tanah.Disebabkan tidak adanya mobil pemadam kebakaran di tiga Kecamatan di dapil empat ini.
Olehnya dengan belajar dari kejadian kebakaran belum lama ini dimana di saat kebakaran sejumlah Tokoh dan lapak pedagang di pasar Bunta ,masyarakat hanya mengunakan alat seadanya untuk memadamkan api.Namun apalah daya kondisi tersebut tidak memungkinkan untuk bisa memadamkan si jago merah sehingga masyarakat harus pasrah.
Kita ketahui bahwa kejadian bencana kebakaran di Kecamatan Bunta sudah sering terjadi.Namun.Contohnya kebakaran pasar Bunta yang terjadi kemarin,kobaran api dari kecil hingga besar hanya menjadi tontonan tanpa bisa berbuat banyak ,sebagian masyarakat dengan mengunakan ember alat seadanya mengambil air dalam selokan berusaha menyiramkan air ke toko yang terbakar.Tapo apalah daya pemilik dan Masyarakat yang membantu terlihat pasrah.
“Teriakkan Warga Damkar mana .. damkar mana,ini kejadian kebakaran sering terjadi tapi tidak ada damkar ,Hubungi Damkar Ampana teriak warga panik,, yang merupakan Kabupaten Tetangga,tapi apa boleh buat meski datang bantuan Damkar kondisi kebakaran tidak bisa lagi teratasi sebab jarak waktu kurang lebih 2 jam dari Ampana tidak memungkinan,begitupula jika Damkar dari Luwuk datang kondisi juga tidak memungkinkan sebab jarak lebih jauh kurang lebih 4 jam perjalanan baru tiba di TKP.Habis dulu bangunan yang terbakar baru pertolongan datang?
“Dengan kejadian berulang ini , pemerintahan Kecamatan dan Kabupaten Banggai ,mau tidak mau harus menanggapi serius keluhan serta permintaan Masyarakat di tiga Kecamatan Bunta,Nuhon dan Simpang Raya untuk pengadaan Damkar sebagai antisipasi terjadinya kebakaran di tiga wilayah ini.
Kami berharap Bupati Banggai menerima keluhan warga di tiga kecamatan ini,kami meminta Damkar ,tutur Warga.
Sementara Data kebakaran yang terjadi di kecamatan Bunta yakni ,kebakaran Rumah Warga di Kelurahan Bunta 1 tahun 2013 silam,kebakaran rumah warga di Desa SPB,dan yang terbaru kebakaran pertokoan dan lapak pedangan di wilayah pasar Bunta Kecamatan Bunta (23 Juli 2024),yang kesemuanya tidak bisa di selamatkan karena tidak adanya Pemadam Kebakaran.






