Touna-Pencapaian target penurunan angka stunting terus di upayakan oleh pemerintah Pusat dan Daerah.Dengan terus mengupayakan penurunan angka stunting khususnya di Kabupaten Tojo Una-una.Pemerintah Kabupaten Tojo Una-una,Dinas Kesehatan serta sejumlah stakeholder terus bersinergi menekan naiknya angka stunting yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Tojo Una-una dengan melakukan sejumlah upaya di lapangan.Hal itu disampaikan kepala Dinas Kesehatan Dra Jafanet Alfari saat bincang dengan media ini di ruang kerjanya belum lama ini.
Menurut Kadinkes Touna ,stunting adalah kondisi yang di tandai dengan kurangnya tinggi badan anak apabila di bandingkan dengan anak-anak lainnya.Diketetahu stunting merupakan sebutan bagi gangguan pertumbuhan pada anak.Dan di Kabupaten Tojo Una-una “Alhamdulillah angka stunting dari 31 Persen kinj turun menjadi 21 persen lebih.Itu artinya ada sekitar 10 persen lebih turunnya,tandas Jafanet.
“Jafanet katakan kita terus berupaya menekan angka stunting di wilayah Touna.Misalnya upaya yang sudah di lakukan yakni terus memberikan nutrisi kepada ibu hamil, asi eksklusif,makanan pendamping ASI,memberikan edukasi dan berbagai program lainya.
“Dengan upaya yang dilakukan secara bersinergi kata Jafanet Alhamdulillah pemerintah dibawah pimpinan Bupati Mohammad Lahay mampu menurunkan angka stunting dari 31 Persen menjadi 21 persen dan itu berdasarkan survei kesehatan Indonesia,ungkapnya.
Saat ini kata dia,kita terus berupaya agar capaian penurunan stunting Touna benar-benar turun hingga angka nol persen.Gimana caranya ,kita terus bersinergi dengan berbagai pihak mulai dari tingkat bawah sampai tingkat atas,ujarnya.
“Misalnya kata Kadinkes kalau ada 10 ibu hamil ada 3 yang KEK atau kekurangan gizi ,maka 3 ini dulu kita tangani ,baru 7 orang ini.
Dengan turunnya angka stunting dari 31 persen menjadi 21 persen lebih,maka kita berharap kepada semua petugas ,terutama dari bawah untuk tetap bersinergi bekerja dengan baik.Kader posyandu tetap semangat.Apalagi saat ini BKKBN telah bersatu dengan Dinkes dipastikan akan lebih baik lagi sinergi kita,dan berharap semua pihak harus bersinergi, tandasnya.
“Diketahui bahwa dari 12 kecamatan di Kabupaten Tojo Una-una angka stunting yang tinggi itu berada di Kecamatan Ampana Tete.Namun dengan intervensinya kita secara bersinergi Alhamdulillah angka stanting di wilayah itu menurun drastis.
Seperti lokus stanting kemarin di Desa Mantagisi dan Desa Pusungi ,apakah betul-betul menurun itu terus kita pantau,tambahnya.
Kita Pemerintah Kabupaten Tojo Una-una mendukung program pemerintah pusat khusus di Kabupaten Tojo Una-una dalam rangka menekan angka stunting.
Kita berharap kerjasama semua pihak dari tingkat bawah untuk bersama-sama menekan angka stunting di Kabupaten Tojo Una-una.






