Banggai-Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) di Kabupaten Banggai terus dilakukan di tingkatan Kecamatan.Kali ini Pemerintah membuat Musrembang di Enam Kecamatan yang di mulai dari Kecamatan Bunta,Nuhon, Simpang Raya.Kemdian di lanjutkan dengan Kecamatan Lobu dan Pagimana serta Kecamatan Bualemo,Rabu 28 Februari 2024.
Pada pelaksanaan Musrenbang dihadiri langsung oleh Bupati Ir H Amirudin Tamoreka dan Wakil Bupati Furqannudin Masulili serta unsur Forkopimda Kabupaten Banggai,Camat,kepala desa,tokoh Masyarakat serta Masyarakat yang ada di setiap Kecamatan.Untuk tiga kecamatan yang ada di Bunta di pusatkan di Kecamatan Bunta yakni Bunta,Simpang Raya dan Nuhon,sedangkan Kecamatan Pagimana, Lobu dan Bualemo Pelaksanaan Musrenbang dipusatkan di Lapangan Gelora Pagimana, Kecamatan Pagimana.
Diketahui Musrenbang Tahap II untuk mendengarkan dan menyerahkan usulan prioritas hasil Musrenbang Tahap I dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Banggai Tahun 2025. Prioritas usulan kecamatan disampaikan masing – masing Camat.
Bupati Amirudin dalam sabutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat yang telah sukses melaksanakan Pilpres dan Pileg, aman tanpa ada kendala.
Bupati mengingatkan kepala desa untuk mengelola dengan baik penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Tahun 2024. Pesan yang sama juga dialamatkan ke Pemerintah Kecamatan yang mengelola angaran Senilai Rp.5,2 Miliar pertahun.“
Saya juga ingin menyampaikan kepada para kepala desa yang menggunakan ADD maupun Dana Desa dan kepada Camat yang punya 5,2 Milyar per Kecamatan, tolong dana ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” pesan Bupati Amirudin.
Bupati Amirudin menegaskan bahwa dana tersebut diprioritaskan untuk pemberdayaan, kemudian padat karya dan di utamakan orang-orang yang belum bekerja dan orang yang ekonomi lemah.
“Insya Allah ini akan kita evaluasi, kalau misalnya manfaatnya lebih banyak kita rencanakan bahwa tahun 2025 kita akan naikan menjadi 10 Milyar agar supaya lebih banyak dana yang bisa langsung dinikmati oleh masyarakat,”pesan Bupati Amirudin mengingatkan.
Terkait pertemuannya dengan Wakil Menteri Pertanian RI dan beliau diundang oleh Bupati Amirudin untuk turut melihat secara langsung tentang pembangunan pertanian dan perkebunan di Kabupaten Banggai.
“Saya dan Kepala BRIDA Kabupaten Banggai juga kemarin sudah membicarakan bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang insya Allah kita akan diberikan alat khusus untuk perikanan, kita bukan lagi mencari ikan akan tetapi kita akan menangkap ikan,” tutur Bupati Amirudin.
Nantinya alat tersebut, lanjut Bupati Banggai, akan dipasang satelit sehingganya para nelayan ketika turun memancing mereka tidak perlu lagi mencari-cari dimana spotnya, akan tetapi lewat satelit tersebut sudah ditau tempat mana saja yang ada ikan dan siap untuk ditangkap,tandasnya.
“Terkait infrastruktur, hal ini sudah menjadi prioritas utama kita dan Alhamdulillah untuk di 3 Kecamatan ini tahun 2024 kita sudah menganggarkan kurang lebih 64 Milyar Rupiah, muda-mudahan , apa yang diusulkan bisa segera direalisasikan.






